02 November 2014

Kisah pahit yang dalami Put, Li dan Pra

Kisah pahit yang dalami Put, Li dan Pra tiga wanita muda yang memang akrab dengan dunia hiburan malam ini harusnya bisa dijadikan pelajaran bagi para wanita muda lainnya yang menggemari dunia gemerlap. Ancaman serupa bukan tidak mungkin bakal dialami.

Terkesan malu atas peristiwa yang dialaminya, Put akhirnya memilih mengisahkan pengalaman pahit yang dialaminya itu.

Bermula dari Put yang mendapat pesan blackberry (BBM) dari kenalannya bernama Rama (18) warga Simalingkar.

Dalam pesan tersebut, Rama meminta Put dan 2 rekannya itu untuk menemani 3 pria di KTV 5 Station dengan bayaran Rp 500 ribu per orangnya. Dalam kata lain, tiga sekawan ini dijanjikan Rp1,5 juta.

"Waktu itu Selasa malam dapat BBM dari Rama, katanya ngawani nyanyi di Stasion. Dibayar 500 ribu, jadi 3 orang dijanjikan Rp1,5 juta lah. Jadi kami kesana ke lokasi yang diminta," kata Put ketika ditemui di rumah kerabatnya.

Selanjutnya dengan menumpangi taxi, ketiganya menuju ke Karaoke Station Jl. Wajir. Saat masuk, ketiganya berkenalan dengan para pelaku yang mengaku bernama David, Deni, dan Dana.

"Waktu masuk ke dalam, kami kenalan dan mereka mengaku namanya David, Deni sama Dana. Kami kira ikut di dalam kawanku si Rama yang mengabarin itu, rupanya dia enggak ada," kata Put yang saat itu terus menelpon Rama dan meminta untuk datang ke Station

Namun sialnya, bukannya mendapat bayaran Rp 1,5 juta, ketiganya malah mendapat malapetaka dan menjadi korban perampokan serta perkosaan oleh para pelaku yang keseluruhan berpostur tubuh tegap dan kekar itu.

Bahkan, Put mengakui jika sebelum pulang dari Station ia justru sudah curiga tak akan mendapat bayaran lantaran ketiga pelaku sempat terlibat cek-cok soal pelunasan tagihan minum dan room karaoke. Tak hanya itu, salah satu pelaku pun sempat melempar dirinya dengan selembar uang Rp 50 ribu.

"Kalau awalnya curiga itu tak ada bang, tapi pas mau pulang itulah kami curiga tak akan dibayar, karena mereka berantam soal pembayaran room. Di situ masih sempat aku dilempar pakai uang pecahan Rp 50 ribu," katanya

Ditanyai mengapa ketika itu tak memilih meninggalkan KTV, Put mengatakan jika ia beserta rekan-rekannya saat itu tak memiliki uang untuk pulang.

"Katanya kami mau diantar pulang bang, tak tahunya malah dibawa entah kemana. Memang malam itu kami tak ada duit lagi, makanya mau ikut dengan alasan mau diantar," kata Pu menjelaskan.

Disinggung soal Rama, pria yang menghubungkan antara korban dengan pelaku, Pu mengaku sudah 1 tahun belakangan mengenal Rama karena merupakan teman nongkorngnya. Namun saat itu, Rama mengaku ikut berada bersama tiga pria yang meminta ditemani itu hingga membuat Put, Li dan Pra mendatangi Station.

"Awalnya, si Rama itu bilang kalau dia ikut bang. Makanya pas ditawarin kami pun tak takut ikut bang, kalau tahu tak ikut dia mana mau kami," jelas Put.

sumber: jpnn.com

01 October 2014

Lirik Lagu Aku Tanpa Kamu - Asbak Band + Video

Lirik Lagu Aku Tanpa Kamu - Asbak

Jangan tinggalkan aku
Tetaplah bersamamu
Kuingin kau menjadi
Yang terbaik dalam hidupku
Cintaku hanya satu
Hanya untuk dirimu
Maafkanlah diriku
Bila pernah menyakitimu
Reff:
Aku tanpa kamu apa aku mampu
Melewati semua tanpa cintamu
Hati ini sudah terbalut kasihmu
Engkaulah hidupku

Aku tanpa kamu apa aku mampu
Melewati semua sendiri tanpamu
Hati ini sudah terbalut kasihmu
Engkaulah hidupku

Cintaku hanya satu
Hanya untuk dirimu
Maafkanlah diriku
Bila pernah menyakitimu

Reff:
Aku tanpa kamu apa aku mampu
Melewati semua tanpa cintamu
Hati ini sudah terbalut kasihmu
Engkaulah hidupku

Aku tanpa kamu apa aku mampu
Melewati semua sendiri tanpamu
Hati ini sudah terbalut kasihmu
Engkaulah hidupku

Video:

09 September 2014

Lirik Lagu Sampai Akhir Waktu - Yovie & Nuno

Yovie & Nuno – Sampai Akhir Waktu Lyrics

ku akan datang lagi
meski ibumu melarang
ku tunjukkan kesungguhan
untuk miliki dirimu

* yang ku ingin bukan sekedar
hanya untuk pacaran
yang ku mau memberikan seluruh cinta
sampai akhir waktu nanti

walau rintangan yang selalu datang
aku takkan pernah mundur
walau tantangan tak pernah berhenti
cinta takkan pernah mati

repeat *

aku tak main-main dengan semua ini

(aku akan datang lagi)
meski ibumu melarang oow
(ku tunjukkan kesungguhan)
untuk miliki dirimu

repeat *

sampai akhir waktu nanti
cintaku sepanjang masa

01 September 2014

Kisah Nyata Keajaiban Doa Seorang Ibu

KISAH nyata, terjadi di Pakistan.

Seorang dokter ahli bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran. Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.

Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata, “Saya ini dokter special, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?” Pegawai menjawab, “Wahai dokter, jika Anda terburu-buru Anda bisa menyewa mobil, tujuan Anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil 3 jam tiba.”

Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.

Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya.
Terdengar suara seorang wanita tua, “Silahkan masuk, siapa ya?” Terbukalah pintunya. Dia masuk dan meminta kepada ibu tersebut untuk istirahat duduk dan mau meminjam telefonnya. Ibu itu tersenyum dan berkata, “Telefon apa Nak? Apa Anda tidak sadar ada dimana? Disini tidak ada listrik, apalagi telefon. Namun demikian, masuklah silahkan duduk saja dulu istirahat, sebentar saya buatkan teh dan sedikit makanan untuk menyegarkan dan mengembalikan kekuatan Anda.”

Dr. Ishan mengucapkan terima kasih kepada ibu itu, lalu memakan hidangan. Sementara ibu itu shalat dan berdoa serta perlahan-lahan mendekati seorang anak kecil yang terbaring tak bergerak di atas kasur di sisi ibu tersebut, dan dia terlihat gelisah diantara tiap shalat. Ibu tersebut melanjutkan shalatnya dengan doa yang panjang.

Dokter mendatanginya dan berkata, “Demi Allah, Anda telah membuat saya kagum dengan keramahan Anda dan kemuliaan akhlak Anda, semoga Allah menjawab doa-doa Anda.”

Berkata ibu itu, “Nak, Anda ini adalah ibnu sabil yang sudah diwasiatkan Allah untuk dibantu. Sedangkan doa-doa saya sudah dijawab Allah semuanya, kecuali satu.” Bertanya Dr. Ishan, “Apa itu doanya?” Ibu itu berkata, “Anak ini adalah cucu saya, dia yatim piatu. Dia menderita sakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter-dokter yang ada disini. Mereka berkata kepada saya ada seorang dokter ahli bedah yang akan mampu menyembuhkannya, katanya namanya Dr. Ishan, akan tetapi dia tinggal jauh dari sini, yang tidak memungkinkan saya membawa anak ini ke sana, dan saya khawatir terjadi apa-apa di jalan. Makanya saya berdoa kepada Allah agar memudahkannya.”

Menangislah Dr. Ishan dan berkata sambil terisak, “Allahu Akbar, Laa haula wala quwwata illa billah. Demi Allah, sungguh doa ibu telah membuat pesawat rusak dan harus diperbaiki lama serta membuat hujan petir dan menyesatkan kami, hanya untuk mengantarkan saya ke ibu secara cepat dan tepat. Sayalah Dr. Ishan bu, sungguh Allah SWT telah menciptakan sebab seperti ini kepada hambaNya yang mukmin dengan doa. Ini adalah perintah Allah kepada saya untuk mengobati anak ini.

Dalam kisah tersebut mencerminkan begitu besarnya kekuatan doa. Apalagi bila kita memintanya dengan sungguh-sungguh hanya kepada Allah SWT. Dan kita harus selalu yakin bahwa Allah itu telah merencanakan yang baik. Allah akan menunjukkan jalanNya dari arah yang tidak kita sangka-sangka sebelumnya. Maka dari itu, teruslah berdoa kepada Allah, hingga Allah menjawab doa kita.

sumber: islampos.com