10 January 2014

Data Diri Anas Urbaningrum

Data Diri Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum (born July 15, 1969 in Srengat, Blitar), is a politician who was chairman of the Democratic Party (Partai Demokrat), the party who won Indonesias general election in 2009. Elected at the age of 40,...wikipedia.org
Born: July 15, 1969 (age 44), Blitar
Spouse: Athiyyah Laila (m. 1999-present)
Children: Aqeel Najih Enayat, Akmal Naseery, Aisara Najma Waleefa, Aqeela Nawal Fathina.

sumber:
wikipedia.org

03 January 2014

10 Top Pencarian Tokoh di Google

Siapa Paling Populer di Google?

Sejumlah survei boleh saja menempatkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi sebagai tokoh paling populer. Namun berdasarkan situs mesin pencari Google, posisi Jokowi tergoyahkan.



Untuk kategori Tokoh, Paul Walker merupakan tokoh yang paling banyak dicari di Google. Di urutan kedua, ada nama Eyang Subur, pria yang mendadak terkenal karena menikahi sejumlah wanita.

Kategori Tokoh dunia.

1. Paul Walker
2. Eyang Subur
3. Tegar
4. Zaskia Gotik
5. Fatin Shidqia Lubis
6. Vicky Prasetyo
7. Ustad Jefri
8. Jokowi
9. Raffi Ahmad
10. Cory Monteith

sumber:
jpnn.com

04 December 2013

Farhat Abbas Dilaporkan Ahmad Dani ke Polda

Penyanyi, gitaris Ahmad Dhani serius untuk melaporkan Farhat Abbas ke Polisi.

Setelah gagal menggandeng Hotman Paris Hutapea, bapak tiga anak itu akan membuat laporan didampingi pengacara Ramdan Alamsyah.


Rencananya, Selasa (3/12) siang ini, Ramdan akan mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan.

"Nanti jam 2, sama Mas Dhani juga," kata Ramdan, ditemui di Studio ANTV, Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

Diduga, laporan Dhani terkait ocehan Farhat di akun Twitter-nya.

Berdasarkan press release yang dikirim Hotman kepada wartawan Senin kemarin, Dhani akan menggunakan pasal tentang pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008).

sumber:
tabloidbintang.com

03 December 2013

Otak Berdetoknasi saat Tidur

Banyak ahli banyak mengkaitkan tidur yang berkualitas dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk memulihkan kebugaran fisik.

Bahkan pada otak, tidur bisa berarti memberi kesempatan bagi organ tersebut untuk mengalami detoksifikasi.


Penelitian terbaru di University of Rochester menunjukkan bahwa berbagai senyawa yang bersifat racun di otak dikeluarkan saat seseorang sedang tidur.

Bila proses ini berjalan baik, saat bangun tidur otak akan kembali bugar seperti halnya badan terasa lebih segar.

Sebaliknya bila proses ini terlalu banyak mengalami hambatan, misalnya karena susah tidur atau memang sengaja begadang, maka racun-racun itu akan menumpuk di otak. Akibatnya dalam jangka panjang bisa memicu penyakit Alzheimer, yakni sejenis pikun.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa otak memiliki status fungsional yang berbeda pada saat tidur maupun terbangun," kata penelit, Dr. Maiken Nedergaard, seperti dilansir laman Daily Mail, Selasa (29/10).

Akibat terjadinya proses detoksifikasi atau pembersihan racun saat tidur, sel-sel otak dikatakan akan menyusut hingga 60 persen. Kondisi ini menyebabkan racun-racun itu terdorong keluar dari otak dengan lebih efisien dibandingkan dalam kondisi terbangun.

Aktivitas pembersihan otak dari racun-racun kimia hasil metabolisme sampingan diklaim meningkat hingga 10 kali lipat saat seseorang sedang tidur. Bila proses itu terjadi saat bangun, energi yang dibutuhkan bisa membuat orang kehilangan kemampuan untuk berpikir.

sumber:
jpnn.com