15 April 2012

Bagaimana Kabar Maling Pulsa ya

Lumayan agak lama menanti kabar tentang maling pulsa yang heboh beberapa bulan yang lalu. Meski sudah tidak gembar-gembor lagi, sudah tidak hangat lagi, namun bagi banyak pihak sesungguhnya telah lama menanti kehadiran dan kelanjutan revisi peraturan menkominfo tentang penyelenggaraan jasa pesan premium dan pengiriman jasa pesan singkat ke banyak tujuan.

Broadcast ini telah diketahui banyak meresahkan masyarakat.
La kalau rakyat Indonesia sudah pandai dan gaul dengan hp aku rasa agak berkurang yang terjerumus dengan iming-iming yang masuk ke dalam inbox di hpnya.
Namun pada kenyataannya rakyat masih dalam perkembangan agar lebih familiar tentang semua itu.

Kita tunggu godokan dari pihak terkait semoga dengan hasil yang menggembirakan di semua pihak dan tidak merugikan salah satu pihak.
Semoga saja ya.

16 March 2012

Lirik Pedih - Last Child

Pedih

Engkau yang sedang patah hati
Menangislah dan jangan ragu ungkapkan
Betapa pedih hati yang tersakiti
Racun yang membunuhmu secara perlahan
Engkau yang saat ini pilu
Betapa menanggung beban kepedihan
Tumpahkan sakit itu dalam tangismu
Yang menusuk relung hati yang paling dalam
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri juga bagi
Engkau yang hatinya terluka
Di peluk nestapa tersapu derita
Seiring saat keringnya air mata
Tak mampu menahan pedih yang tak ada habisnya
Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar ku lihat, senyum di tidurmu malam nanti
Anggaplah semua ini
Satu langkah dewasakan diri
Dan tak terpungkiri juga bagimu

Lirik Seluruh Nafas Ini - Last Child Feat Giselle

Seluruh Nafas Ini

lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
aku tak akan lupa, tak akan pernah bisa
tentang apa yang harus memisahkan kita
saat ku tertatih tanpa kau di sini
kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
jika memang dirimulah tulang rusukku
kau akan kembali pada tubuh ini
ku akan tua dan mati dalam pelukmu
untukmu seluruh nafas ini
kita telah lewati rasa yang telah mati
bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
tanpa kita mencari jalan untuk kembali
takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku
di saatku tertatih (saat ku tertatih)
tanpa kau di sini (tanpa kau di sini)
kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
jika memang kau terlahir hanya untukku
bawalah hatiku dan lekas kembali
ku nikmati rindu yang datang membunuhku
untukmu seluruh nafas ini
dan ini yang terakhir aku menyakitimu
ini yang terakhir aku meninggalkanmu
takkan ku sia-siakan hidupmu lagi
ini yang terakhir dan ini yang terakhir
takkan ku sia-siakan hidupmu lagi
jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
ku akan tua dan mati dalam pelukmu
untukmu seluruh nafas ini
jika memang kau terlahir hanya untukku
bawalah hatiku dan lekas kembali
ku nikmati rindu yang datang membunuhku
untukmu seluruh nafas ini, untukmu seluruh nafas ini
untukmu seluruh nafas ini

14 March 2012

Penemu Origami - Akira Yoshizawa

Penemu Origami adalah Akira Yoshizawa yang berkebangsaan Jepang.
Beliau lahir pada tanggal 14 Maret 1911 dan meninggal pada 14 Maret 2005 akibat sakit komplikasi Pneumonia.

Akira Yoshizawa

Akira Yoshizawa semasa hidupnya telah membuat lebih dari 50 ribu buah mainan kertas atau origami dan sebagian ada yang diabadikan lewat bukunya.
Sebuah seni yang sangat indah.